JAKARTA, koranmadura.com – Seorang polisi di Jambi diamankan lantaran diduga terpapar oleh ideologi terorisme. Keberadaan oknum polisi tersebut diklarifkasi Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.
Saat ditanyai oleh wartawan di Istana Presiden, Jakarta, Tito Karnavian menjelaskan oknum tersebut diamankan karena diduga telah terpapar ideologi terorisme.
“Dia diduga mulai terkena ideologi terorisme. Dia bersimpati ke sana (kelompok teroris),” kata Tito Karnavian, seperti dikutip koranmadura.com dari tribunnews.com, Sabtu, 2 Juni 2018.
Dilanjutkan Tito, dia telah memberi perintah pada Propam untuk memeriksa anggotanya itu. “Saya sudah perintahkan Propam agar memeriksa dia. Apakah dia ini adalah bagian dari jaringan, atau sekadar simpati, atau sekadar main-main,” terangnya.
Informasi yang berhasil dihimpun, oknum polisi yang dimaksud itu berinisial Brigadir NL. Yang bersangkutan sudah diamankan oleh Propam Polri pada Senin, beberapa waktu lalu.
Selaras dengan klarifikasi Kapolri, Propam Polri sedang meng-assessment oknum itu. Propam sedang mempelajari seberapa tinggi tingkat paparan ideologi terorisme pada yang bersangkutan.
Sementara Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi, enggan memberikan komentar. Tapi intinya dia membenarkan terkait pengamanan Bripka NL yang diduga terindikasi pengaruh doktrin ajaran teroris.
“Seperti yang disampaikan Bapak Kapolri, yang bersangkutan sudah diamankan,” katanya, dikonfirmasi via telepon seluler.
Untuk tindak lanjut dari pihak kepolisian sendiri, Kabid Humas Polda Jambi menjelaskan, bahwa Bripka NL menjalani pemeriksaan di Bidpropam Polda Jambi. “Masih di assessment di bidpropam,” tandasnya singkat. (TRIBUNNEWS.com/ROS/DIK)