SUMENEP, koranmadura.com – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, tindak kriminalitas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meningkat. Karenanya, masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.
“Terkait potensi kriminalitas menjelang lebaran memang ada peningkatan,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abd. Mukit, Selasa, 5 Juni 2018.
Beberapa waktu lalu, menurut Mukit, Polres Sumenep telah melaksanakan operasi pekat selama 14 hari. Dalam operasi tersebut, pihaknya ditarget dapat mengungkap delapan kasus. Di antaranya kasus handak, prostitusi, narkoba, dan premanisme.
“Tapi kami bisa melampaui target. Dari delapan yang ditargetkan, kami berhasil mengungkap 13 kasus. Di antaranya handak dua kasus, narkoba dua kasus, premanisme, dan prestitusi. Semuanya 13,” ungkap Mukit.
Ke depan, pihaknya akan terus melakukan antisipasi maraknya tindak kriminalitas jelang lebaran. “Karena, biasanya kalau sudah saat-saat seperti ini banyak orang memakai cara-cara pintas untuk mendapat sesuatu,” tambahnya.
Sekadar diketahui, dalam rangka pengamanan Lebaran Polres Sumenep mendirikan sejumlah pos, yaitu di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang; Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Pelabuhan Kalianget; dan dua pos di Kecamatan Saronggi. Selain itu juga dibangun pos pelayanan di depan Masjid Agung. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)