SUMENEP, koranmadura.com – Jelang lebaran, biasanya aktivitas perekonomian atau kegiatan jual beli di tengah-tengah masyarakat meningkat. Termasuk di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Karenanya Kepolisian Resor (Polres) Sumenep mengimbau kepada seluruh masyarakat di daerahnya agar lebih waspada terhadap peredaran uang palsu (Upal), khusunya para pedagang.
“Jelang lebaran, sekarang toko-toko memang sudah mulai ramai dengan pembeli. Itu artinya transaksi jual beli sudah meningkat. Makanya, kami minta masyarakat lebih hati-hati lagi terhadap peredaran Upal,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abd. Mukid.
Berdasarkan hasil pantauan pihaknya di lapangan, mantan Kapolsek Batang-Batang ini mengklaim, bahwa sejauh ini di kabupaten paling timur Pulau Madura belum ditemukan adanya peredaran Upal. Meski begitu, dia menegaskan agar masyarakat tetap waspada.
“Kami minta masyarakat tetap hati-hati. Masyarakat harus mengetahui betul perbedaan antara uang asli dan palsu. Jangan sampai tertipu,” tambah Mukid.
Selain mengimbau masyarakat, menurut dia polisi juga telah menyampaikan kepada seluruh perbankan di Sumenep agar melakukan hal sama. “Karena biasanya jelang lebaran banyak orang menukar uang ke bank,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/D4N)