SUMENEP, koranmadura.com – Anggaran pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tahun ini mencapai Rp 4,3 miliar.
Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dinas perhubungan (Dishub) Sumenep, Edy Purwanto mengatakan anggaran miliaran rupiah itu akan dibelanjakan untuk pengadaan PJU mulai dari Desa Kaduara, Kecamatan Pragaan, hingga Desa Patean, Kecamatan Batuan.
Dia menjelaskan, pengadaan PJU itu melalui proses lelang di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Pemkab Sumenep. “Untuk pengadaan PJU ini sudah ada pemenangnya. Jadi tinggal dilaksanakan saja,” katanya, lebih lanjut.
Dia menjelaskan, pada tahun ini akan ada 330 titik PJU di sepanjang jalan Nambakor hingga Desa Kapedi. Sementara dari Kapedi hingga perbatasan Sumenep-Pamekasan akan diprogramkan selanjutnya.
Lebih detil ia mengungkapkan, penerangan tersebut akan mirip penerangan di Jalan Lingkar Barat dan Lingkar Timur (hasil program BPWS). “Nanti bukan menggunakan PLTS seperti sebelumnya, tapi PLN. Karena kalau PLTS kurang maksimal, redup saat musim hujan. Bahkan kadang tertimpa pohon,” tambahnya.
Sekadar diketahui, angaran proyek tersebut pagunya sekitar Rp. 4,3 miliar bersumber dari pajak rokok. Namun saat proses lelang, penawaran dari pemenang tender senilai Rp. 4,2 miliar. “Sesuai aturan, masa pelaksaan program ini 120 hari atau sekitar 4 bulan. Jadi, dipastikan sebelum akhir tahun selesai,” pungkasnya. (JUNAIDI/FAT/DIK)