JAKARTA, koranmadura.com – Indonesia mendapatkan penghargaan KAYAK Travel Awards Singapore 2018. Dari 16 kategori yang diperlombakan, 6 di antaranya diraih oleh Indonesia dan diumumkan melalui www.kayak.sg
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, penghargaan dari KAYAK ini semakin menaikkan level kepercayaan diri, kredibilitas, sekaligus kalibrasi Indonesia di pentas dunia dalam bidang pariwisata.
“Pariwisata Indonesia kembali meraih penghargaan, tentu menjadi prestasi luar biasa. Kepercayaan diri dan kredibilitas Indonesia otomatis naik,” ujar Arief dalam keterangan tertulis, Sabtu, 21 Juli 2018.
Menurutnya, suatu penghargaan menjadi salah satu parameter pembanding kualitas destinasi wisata di Indonesia dengan mancanegara. “Mancanegara ini sangat percaya dengan Indonesia. Standar global destinasi di Indonesia juga ikut naik. Kami ucapkan terima kasih atas berbagai penghargaan yang diberikan ini,” jelasnya.
Senada dengan Arief, Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana juga turut merasa bangga dengan adanya penghargaan ini. Dia mengatakan, penghargaan tersebut sebagai bukti bahwa atraksi, aksesibilitas, dan amenitas pariwisata Indonesia sangat baik.
“Penghargaan dari KAYAK Travel Awards Singapore 2018 sangat luar biasa. Hal ini pun menegaskan status destinasi Indonesia sebagai yang terbaik. Atraksinya, aksesibilitas, dan amenitasnya sangat bagus. Kami tentu sangat bangga dan gembira menerima award ini,” kata Pitana.
Dia menjelaskan, dari enam kategori yang dibawa pulang Indonesia, empat di antaranya adalah sebagai yang terbaik. Yaitu dari kategori Favourite Resorts Hotel in Southeast Asia yang diraih W Bali, Kategori Favourite Affordable Hotel in Asia untuk The Westin Resort Nusa Dua Bali, Favourite Destination for Short Breaks yang diberikan ke Bali, dan Favourite Destination for Beach Holidays yang juga diraih Bali.
Sedangkan dua penghargaan lain didapat dengan status runner up. Yaitu melalui kategori Favourite Resorts Hotel in Southeast Asia lewat Sheraton Bali Kuta Resort, dan runner up Favourite Airport lewat Bandara I Gusti Ngurah Rai. Bandara di Bali ini terpaut tipis dari Bandara Changi Singapura.
“Bali memang paket lengkap terbaik sebagai destinasi liburan. Nature, culture, dan man made-nya itu fantastis. Setiap saat selalu ada experience berbeda yang ditawarkan oleh Bali. Pantai di Bali adalah yang terbaik di dunia. Sunrise atau sunsetnya sama indahnya. Ombaknya bagus untuk surfing, lalu bawah airnya super eksotis,” terang Pitana.
Selain itu, Indonesia juga berhasil membawa status runner up kategori Favourite Trending Destination yang diraih Yogyakarta. Sementara posisi pertama diberikan kepada Chiang Mai Thailand.
Meski demikian, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar, Masruroh, mengatakan, dalam beberapa kategori Indonesia mampu mengungguli Negeri Gajah Putih tersebut.
“Penghargaan yang diberikan oleh KAYAK ini sangat prestisius. Bisa mendapatkan enam penghargaan sudah sangat luar biasa. Pada beberapa kategori penting, Indonesia justru mengungguli popularitas dari Thailand. Bali tetap menjadi destinasi dan pemilik pantai terbaik,” ujar Masruroh.
Dia menjelaskan, KAYAK merupakan travel application international yang berbasis di Amerika Serikat. Sebelum menggelar Travel Award Singapore 2018, KAYAK Regional Asia Pacific telah terlebih dahulu melakukan survei. Data ini dikumpulkan dari publik Singapura dalam kurun waktu yang sudah ditentukan.
“Proses panjang dilakukan KAYAK untuk menyusun dan menetapkan status terbaik destinasi. Mereka ini melakukan survei dengan banyak responden dan bisa dipertanggungjawabkan. Award dari KAYAK ini melengkapi pujian terbaik lain yang diberikan internasional,” ujar wanita yang biasa dipanggil Mbak Iyung itu. (DETIK.com/ROS/DIK)