KORANMADURA.com– Ibu-ibu zaman now sepertinya sangat bangga jika membagikan foto atau video anak di media sosial. Namun, tahukah and ajika sebenarnya tak boleh sembarang mengunggahnya. Kita perlu paham tentang rambu-rambunya, demi menjaga anak dari hal-hal yang tak diinginkan. Misalnya, cyber bullying.
Berikut beberapa peraturan yang perlu dipahami orangtua terkait membagikan foto dan video anak di media sosial, seperti dilansir dari laman The Health Site.
- Saat mandi
Orangtua harus berhenti mengambil foto atau video si kecil yang tengah mandi dalam keadaan setengah telanjang atau telanjang sepenuhnya. Selain norma kesopanan, foto bugil anak bisa jadi sasaran empuk bagi pelaku pedofilia.
- Check in lokasi
Ke mana pun Anda bepergian dengan si kecil, sebaiknya tidak mencantumkan lokasi terkini. Hal ini bisa membuat pelaku kejahatan mudah menguntit.
- Membuat akun media sosial si kecil
Banyak dari masyarakat saat ini yang membuat akun media sosial untuk anaknya. Padahal, profil media sosial si kecil bisa disalahgunakan sebagai akses foto porno bagi pelaku kejahatan seksual.
- Membagikan detail si kecil
Hal ini sangat berbahaya. Mencatutkan sekolah, kelas, dan tempat bermain anak berisiko membuatnya mudah dijangkau pelaku kejahatan. Pastikan Anda tidak membagikan informasi detail tersebut.
(VIVA.co.id/SOE/DIK