SUMENEP, koranmadura.com– DPW PKB Jawa Timur telah menetapkan 12 nama calon anggota legislatif (Caleg) Dapil XIV DPRD Jatim, Selasa malam, 17 Juli 2018
Dalam daftar 12 nama yang tersebar di grup WhattsApp itu, Ketua GP Ansor Sumenep, M Muhri yang digadang-gadang menjadi salah satu calon terkuat dari Dapil XIV tidak masuk.
Saat dihubungi oleh koranmadura.com, Muhri membenarkan hal tersebut. Ia mengaku mengundurkan diri dari proses pencalonan menuju DPRD Jatim sebelum Fit and Proper Test digelar.
“Saya mundur sebelum Fit and Proper Test. Karena hasil istikharah dan istisyarah ibu saya kurang baik,” katanya, Selasa malam, 17 Juli 2018
Pertimbangan lain, kata Muhri adalah saran dari para guru dan sesepuh NU. Sehingga, dengan berat hati ia memilih untuk mundur. “Beberapa guru saya memang kurang menghendaki saya nyalon legislatif, bahkan beliau menghendaki saya tetap mengabdi lewat GP Ansor sebagai Banomnya NU,” jelasnya.
Mantan Ketua PC PMII Sumenep ini memohon maaf kepada teman, keluarga dan kader-kader Ansor yang mendukung penuh pencalonannya menuju Jatim. “Karena medan perjuangan kita masih sangat banyak untuk kita maksimalkan,” imbuh alumni PP Annuqayah ini.
Di tempat terpisah, Ketua PC NU Sumenep, KH. A. Pandji Taufik saat mengaku kagum atas sikap Muhri karena telah mengikuti saran para kiai dan memilih mengabdi di NU.
“Pak Muhri adalah salah satu keder muda NU yang mempunyai rekam jejak sangat baik, saya sangat eman terhadap potensinya dan saya sangat butuh kader muda seperti beliau terutama di Sumenep untuk membantu mengembangkan dan memaksimalkan, bahkan memberdayakan kader kader muda NU lainnya lewat GP Ansor,” ujar Ketua PC NU Sumenep KH. A. Pandji Taufiq kepada koranmadura.com saat dimintai keterangannya soal kemunduran Muhri. (SOE)
Berikut 12 nama Caleg DPRD Jawa Timur dari Dapil XIV berdasarkan nomor urut:
1. Syafik Rofii
2. Alyadi
3. Nurfitriana
4. Makhrus Ali
5. Ali Wafa
6. Siti Zumroh
7. Nur Faizin
8. Muhammad Safiudin
9. Siti Haflah Mafruhah
10. Zainal Arifin
11. Ali Mansur
12. Siti Fathonah Rahmaniyah.