SUMENEP, koranmadura.com – Setelah beberapa hari tiba di Madinah, ratusan jemaah haji asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tergabung di kloter 11 memeriksakan kondisi kesehatan mereka kepada petugas medis.
Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Kloter 11, Ibnu Hajar. Dia menjelaskan para jemaah memeriksakan kondisi kesehatan mereka karena kondisi cuaca di sana sangat panas.
“Mereka yang memeriksakan kesehatan ada yang karena pegal-pegal, batuk, dan pilek. Namun tidak berisiko tinggi. Itu biasa terjadi mengingat cuaca di sini cukup panas. Mereka juga sudah dilayani oleh petugas medis,” tuturnya, dari Madinah.
Sebagai Ketua Kloter, Ibnu mengaku sudah menyampaikan kepada para jemaah agar selalu menyiapkan alat pelindung diri (APD), seperti memakai sandal, alat semprot, payung, masker, dan sebagainya.
“Kami juga sudah sampaikan agar para jemaah senantiasa membawa identitas diri. Karena bagaimana pun, jemaah asal Kabupaten Sumenep, khususnya yang tergabung di Kloter 11, hampir 30 persen lansia,” tambahnya.
Selebihnya dia menyampaikan, selain melaksanakan salat Arbain, para jemaah juga sudah melakukan ziarah ke beberapa tempat yang dianggap perlu untuk diziarahi, seperti ke Masjid Qubah, Masjid Kiblatain, Pasar Kurma, dan lainya.
“Para jemaah asal Kabupaten Sumenep yang tergabung di Kloter 11 tinggal menunggu detik-detik keberangkatan menuju Mekkah. InsyaAlah pada hari Minggu, setelah selesai salat shubuh, kami akan bertolak ke Mekkah,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)