SUMENEP, koranmadura.com – Sejak dibuka aktifitas penerbangan dua kali sehari rute Surabaya-Sumenep dan sebaliknya awal bulan lalu, hingga sekarang jumlah penumpang belum menunjukkan adanya perkembangan yang cukup signifikan, khususnya yang dari Bandara Juanda ke Bandara Trunojoyo di pagi hari.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indra Triyantono, mengungkapkan, jumlah penumpang rute Surabaya-Sumenep pada pagi hari di kisaran 15 sampai 20 orang.
“Kalau untuk rute Sumenep – Surabaya di jadwal pagi hari lumayan bagus. Penumpangnya minimal 30 orang,” kata Indra, Jumat, 27 Juli 2018. Untuk diketahui, kapasitas pesawat yang dipakai melayani penerbangan di rute tersebut sekitar 70 penumpang.
Menurut Indra, hal tersebut karena publikasi mengenai adanya aktifitas penerbangan dua kali sehari masih kurang. Khususnya di Surabaya. “Promosinya masih minim,” ungkap dia.
Seperti diketahui, semula pesawat ATR 72 milik Maskapai Wings Air beroperasi hanya satu kali dalam sehari. Namun sejak 8 Juli 2018 lalu, telah dibuka dua kali penerbangan, pagi dan siang hari.
Khusus jadwal penerbangan pagi hari, awalnya direncanakan full dalam satu minggu. Namun pada perkembangannya hanya bisa terealisasi tiga kali, yaitu Sabtu, Minggu, dan Selasa.
“Jadwal penerbangan pagi tadinya direncanakan tujuh kali dalam seminggu. Tapi sekarang hanya tiga kali. Sabtu, Minggu, dan Selasa. Karena pesawatnya dipakai ke Labuan Bajo dari Surabaya,” ungkapnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)