YOGYAKARTA, koranmadura.com – Ombak tinggi menghantam tenda para traveler yang sedang melaksanakan kemping di Pantai Greweng, Gunungkidul, Yogyakarta. Sontak saja para traveler panik dan berlarian secara berhamburan.
Dilansir detikTravel, Kamis, 19 Juli 2018, yang melihat di Instagram @triheruwiyono, ombak besar tersebut datang secara tiba-tiba. Ombak pertama memang terlihat kecil namun sudah sampai di area traveler yang sedang kemping. Namun ombak yang kedua semakin besar dan menerpa seluruh tenda hingga dengan tinggi setengah badan.
Barang-barang yang ada di dalam tenda pun keluar berserakan diterpa ombak. “Ati ati lur nek ngecamp ning pantai. Iki sik ngrekam sopo aku yo ra ngerti. Nek ono sik duwe video iki sorry lur tak share men do waspada. Mung saling ngelingke wae kudu selalu waspada. (Dalam Bahasa Indonesia: Hati-hati yang sedang kemping di pantai. Yang merekam video ini tidak tahu siapa. Kalau ada yang punya saya minta maaf karena saya share untuk kewaspadaan. Hanya saling mengingatkan agar selalu waspada),” tulis triheruwiyono dalam akunnya.
Lokasi ombak tinggi yang datang tiba-tiba ini terjadi pada hari Minggu, 15 Juli 2018 lalu sekitar pukul 08.30 WIB. “Korban Jiwa: Tidak ada. Kronologi Kejadian: Kejadian terjadi sangat cepat. Awalnya tidak ada tanda-tanda mencurigakan, namun tiba-tiba datang ombak besar sehingga sampai pada tenda-tenda camping meskipun lokasi tenda sudah jauh dari bibir pantai dan biasanya aman tidak tersentuh oleh ombak,” tulis triheruwiyono, lebih lanjut.
Dia juga menyebut dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Namun, dalam keterangan lebih lanjut, dia mengatakan, banyak barang bawaan traveler yang ikut hanyut dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa namun sempat ada pengunjung yang terseret ombak Alhamdulillah bisa diselamatkan. Ada sekitar 30an tenda yang didirikan saat itu dan beberapa tenda rubuh dan rusak paling parah di bagian timur. Beberapa barang bawaan pengunjung hanyut terbawa oleh ombak seperti sandal, tas, dll. Selalu waspada dimanapun kita berada karena alam kadang sulit untuk diprediksi. Dan buat rekan rekan yang kemarin ada di TKP semoga tidak kapok untuk camping lagi untuk menikmati alam ciptaan Tuhan ini,” imbuh dia dalam keterangannya.
Pantauan di lini masa, ombak tinggi juga terjadi di selatan Pulau Nusa Penida, Bali persisnya di Angel’s Billabong. Ombak besar terekam mencapai puncak tebing dan penyebrangan pun dikabarkan ditunda akibat kejadian tersebut.
“Ombak besar menerjang kawasan wisata Angel’s Billabong dan sekitarnya di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. Sehari sebelumnya BMKG sudah memberikan himbauan kondisi perairan yang diprediksi kurang bersahabat. Rute penyebrangan ke Nusa Penida sementara di tutup,” jelas infobadung dalam keterangan Instagramnya. (DETIK.com/ROS/VEM)