SUMENEP, koranmadura.com – Beberapa waktu lalu wacana penerbangan ke wilayah kepulauan dari Bandara Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan segera dibuka. Namun hingga sekarang hal itu belum terealisasi.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Madura, Jawa Timur, Indra Triyantono menjelaskan, penerbangan ke wilayah kepulauan belum dibuka karena masih menunggu keputusan Menteri Perhubungan terkait perubahan status bandara di Pagerungan.
Menurut Indra, seluruh proses persyaratan untuk memperoleh keputusan Menteri Perhubungan terkait perubahan status bandara di Pagerungan sebetulnya sudah komplet. “Hanya tinggal menunggu keputusan menterinya,” kata dia.
Seluruh persyaratan untuk mendapat persetujuan menteri sudah diajukan ke Kementerian Perhubungan. Namun sebelum sampai di meja menteri, terjadi kebakaran di Kantor Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu.
“Sebenarnya draf sudah diajukan, kelengkapan sudah diajukan. Eh, kantornya (Kementerian Perhubungan) kebakaran. Berkas tersebut masih tertinggal di Bagian Hukum. Sehingga belum bisa diajukan,” tuturnya.
Namuh demikian, sambung dia, beberapa waktu lalu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep bersama pengelola bandara di Pagerungan telah menyampaikan kembali berkas yang akan digunakan untuk mendapat persetujuan menteri.
“Kalau saya sebenarnya ingin secepatnya (penerbangan ke kekepulauan dibuka). Karena pesawatnya sudah siap untuk terbang ke sana. Secara teknis sudah siap. Hanya tinggal menunggu legal aspeknya,” pungkas dia. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)