PAMEKASAN, koranmadura.com – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah selesai, Kamis 5 Juli 2018 kemarin. Namun, dari 35 sekolah di bawah naungan Dinas Pendididik (Disdik) Pamekasan banyak menyisakan pagu yang belum terisi.
Berdasarkan hasil PPDB SMP Negeri 2018 yang dihimpun dinas pendidikan (Disdik) Pamekasan, tidak satupun SMP Negeri yang jumlah siswa barunya mencapai pagu yang di sediakan sekolah.
Kasi Pembelajaran Disdik Pamekasan, Mohammad Sadikun mengatakan seluruh sekolah SMP Negeri masih kekurangan siswa baru. Setiap sekolah, katanya, memiliki pagu berbeda, bergantung pada ketersedian ruang kelas yang dimiliki.
“Kondisi seperti ini jangan kemudian diartikan banyak yang tidak melanjutkan sekolah. Tapi karena banyak anak yang melanjutkan ke sekolah berbasis agama, misal masuk pesantren,” kata Sadikun.
Diakuinya, saat ini masyarakat cenderung memasukan anakanya ke pesantren. Hal itu terdorong karena kondisi pergaulan remaja yang sudah mengkhawatirkan. Sehingga berdampak pada jumlah siswa baru di sekolah Negeri.
“Data siswa baru SMP yang kami terima saat ini masih belum 100 persen. Karena jumlah pastinya baru bisa diketahui setelah masuk sekolah,” katanya. (ALI SYAHRONI/SOE/D4N)