SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Pekebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Abd. Hamid mengatakan, sejauh ini baru satu gudang tembakau yang telah melakukan pembelian.
Satu gudang yang telah melakukan pembelian ialah Gudang Garam di Kecamatan Guluk-Guluk. Sementara Gudang Garam di Desa Patean, Kecamatan Batuan, masih akan melakukan pembelian mulai besok.
“Berdasarkan pemberitahuan yang kami terima, Gudang Garam di Guluk-Guluk sudah buka sejak kemarin, 13 Agustus. Sedangkan yang di PT Kahuripan (Gudang Garam di Patena), rencananya mulai besok,” ujarnya, Selasa, 14 Agustus 2018.
Sedangkan satu gudang lainnya, Wismilak, menurut dia hingga sekarang belum ada pemberitahuan. “Kalau Bentoel dan Djarum, di Sumenep memang tidak ada gudang pembeliannya. Mereka menggunakan tengkulak (bandul),” tambahnya.
Mengenai kebutuhan masing-masing gudang terhadap tembakau di musim ini, menurut Hamid hal tersebut tergantung kepada pihak pabrikan. Namun ia mengaku pihaknya telah menyampaikan agar gudang memperpanjang masa pembelian. Supaya semua tembakau petani terbeli.
Dikonfirmasi terkait harga tembakau saat ini, menurut Hamid di kisaran Rp 50 ribu per kilo. “Informasinya harga tembakau sekarang rata-rata 50 ribu. Tapi itu kualitasnya yang bagus,” pungkas dia. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)