SAMPANG, koranmadura.com – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, selama hampir 2 tahun sejak tahun anggaran (TA) 2017 dan 2018 belum menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang, Syamsul Hidayat menuturkan, pihaknya tidak mengelak hingga saat ini proses pencairan PKH di Desa Karang Anyar masih belum tuntas.
Namun demikian, pihaknya mengaku sudah melakukan beberapa upaya termasuk berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat. “Sudah ada progres. Sejauh ini sudah ada 35 dari 470 KPM yang sudah dicairkan. Tapi itu masih sementara dan kami akan upayakan sisanya diselesaikan secepatnya,” tuturnya kepada koranmadura.com, Selasa, 14 Agustus 2018.
Menurut Hidayat, sapaan akrabnya, proses pencairan bantuan dari kemensos tersebut merupakan PKH selama TA 2017 lalu yang tersendat. Sehingga untuk PKH TA 2018 diakuinya masih belum dilakukan pencairan apapun.
“Karena PKH yang 2017 belum tersalurkan, jadi PKH yang 2018 sementara dipending dulu. Tapi semisal PKH yang 2017 selesai sebelum akhir 2018, ya mungkin yang PKH TA 2018 bisa disalurkan sebagian,” ucapnya.
Lanjut Hidayat mengatakan, tersendatnya pencairan bantuan PKH kepada ratusan KPM karena berawal dari diskomunikasi. “Sementara masih 35 KPM yang sudah tersalurkan, kami berharap secara bertahap dan secepatnya kepada pak kades agar bantuan itu tersalurkan. Kami masih menunggu perkembangannya,” tandasnya. (MUHLIS/ROS/DIK)