BANDUNG, koranmadura.com – Gempa bumi berskala 7 SR yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) benar-benar membawa duka bagi bangsa ini. Pasalnya, bangunan runtuh, banyak korban berjatuhan dan meninggal dunia.
Atas dasar itulah, berbagai elemen warga di Indonesia bergerak hatinya untuk peduli terhadap lombok. Tak terkecuali para jurnalis dan seniman di Kota Bandung.
Selasa, 7 Agustus 2018, sejumlah seniman dan jurnalis menggelar doa bersama serta menggalang donasi untuk membantu korban gempa. Panggalangan dana itu digelar di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Kota Bandung
Pantauan, para seniman yang hadir tersebut mengekspresikan kesedihannya melalui lagu dan puisi. Puisi dan lagu yang dibawakan oleh para senimana tersebut memunculkan rasa haru.
Penggagas acara, Matdon, mengatakan acara ini sengaja digelar dalam rangka mendoakan sekaligus menggalang dana untuk korban Lombok. Melalui acara sederhana ini, para jurnalis dan seniman ingin mengetak hati seluruh warga terkait musibah di lombo. Lebih-lebih warga warga Bandung.
“Kita tahu saudara kita di Lombok sedang kena musibah, kita di sini mencoba bersedekah dan berkumpul untuk membantu para korban,” kata Matdon.
Dia menjelaskan acara ini digelar secara mendadak. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Dia menyatakan doa bersama dan penggalangan donasi ini digelar secara sukarela.
“Kita dulu ada bentuk sehati untuk sesama, jadi setiap ada musibah kita adakan (acara) ini. Jadi kita beri bantuan dan doa karena itu yang paling penting,” ucapnya.
Menurut dia, setiap bantuan yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga sosial Perkumpulan Inisiatif untuk nantinya disalurkan ke para korban Lombok. “Karena Inisiatif punya jaringan di sana,” ujar Matdon. (DETIK.com/SOE/DIK)