BLORA, koranmadura.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetijono Blora, Jawa Tengah, memakamkan mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan hutan jati.
Mayat yang hingga kini masih belum diketahui identitasnya itu dimakamkan hari ini, di kompleks pemakaman umum Desa Jlombang, Kecamatan kota Blora.
Kepala bidang pelayanan RSUD Soetijono Blora, Jamil Mukhlisin menyebutkan, rencana pemakaman tersebut telah sesuai dengan prosedur yang ada. Pemakaman akan dilakukan oleh pihak rumah sakit “Dalam prosesi pemakaman rencananya juga dihadiri pihak polres,” jelas Jamil, Jumat, 3 Agustus 2018.
Menurutnya, jika terdapat jenazah yang telah disimpan lebih dari 2×24 jam alias dua hari, dan tidak ada keluarga yang mengakui jenazah tersebut, maka pihak RSUD memiliki kebijakan untuk memakamkan jenazah.
“Kalau mayat itu di instalasi kamar jenazah itu ada batasnya, yakni 2×24 jam. Itu kan sudah boleh untuk dimakamkan, itu berarti hari ini. Itu batas ya. Terkait rencana pemakaman itu memang yang paling memungkinkan siang ini,” paparnya.
Adapun mayat perempuan itu telah selesai dilakukan autopsi oleh pihak kepolisian. Namun hingga kini, diakui jika identitas korban masih belum dapat diketahui. Sebagian besar tubuh mayat mengalami kerusakan karena hangus terbakar.
Berdasarkan pemeriksaan, korban diperkirakan berusia 25 tahun memilki tinggi tubuh 165 cm dan berambut hitam sepanjang sekitar 30 cm. Anting dan celana dalam yang diduga milik korban kini telah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, diberitakan mayat perempuan telanjang yang hangus terbakar di hutan jati Blora diduga korban pembunuhan. “Kemungkinan besar itu korban pembunuhan,” jelas Kapolres Blora AKBP Saptono di Mapolres Blora.
Untuk diketahui, warga menemukan mayat tersebut dalam posisi tengkurap di kawasan hutan jati Desa setempat, berjarak sekitar 2 m dari Jalan Raya Todanan-Kunduran, Rabu, 1 Agustus pagi. Temuan itupun sontak membuat warga sekitar heboh. (DETIK.com/ROS/DIK)