SUMENEP, koranmadura.com – Dalam beberapa waktu terakhir, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, muncul dua “pulau” baru, yaitu di wilayah Kecamatan Giligenting dan Sapeken. Kendati begitu, Pemkab setempat belum melakukan penelitian.
Baca: Ini Mesteri dan Sejarah Kelabu Gundukan Pasir di Pulau Gili Raja
Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengaku telah mengetahui munculnya “pulau-pulau” baru tersebut. Namun dia mengaku belum tahu secara pasti, apa di balik fenomena tersebut.
“Masih belum (dilakukan penelitian, red). Nanti pemerintah daerah akan mencoba melihat secara langsung, fenomena apa yang terjadi dari gundukan-gundukan pasir yang tiba-tiba ada itu,” kata Fauzi, Rabu, 1 Agustus 2018.
Khusus “pulau” baru yang muncul di Giligenting, menurutnya, di daerah tersebut sebelumnya memang ada beberapa takat karang yang pasirnya diambil orang-orang tak bertanggung jawab. Sehingga pada saat ada ombak besar, secara perlahan-lahan, kembali ada gundukan pasir.
“Makanya, ke depan ini menjadi tugas bersama untuk menjaga pasir itu agar tak sampai diambil lagi oleh orang tak bertanggung jawab,” tambah orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu.
Sementara mengenai “pulau” baru di Sapeken, berdasarkan informasi yang didapat pihaknya, menurut Fauzi, yang di sana bukan berupa gundukan pasir, tapi gundukan karang yang muncul ke permukaan air di tengah laut.
“Mungkin itu bagian dari fenomena yang kami belum tahu fenomena apa. Mungkin nanti kami akan tahu secara langsung,” tegasnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)