TIMIKA, koranmadura.com – Yulius Sasbe (52), ditemukan meninggal dunia di atas gunung Karang Kwesa, Kampung Sentosa, Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, setelah lima hari tak pulang.
Korban dinyatakan hilang oleh keluarga sejak Kamis, 2 Agustus lalu. Korban ketika itu berpamitan untuk pergi berburu di dalam hutan jembatan Kali Bilbag, Kampung Sentosa. Pihak keluarga yang mencarinya, kemudian menemukan korban sudah tidak bernyawa di atas gunung.
Kepolisian yang mendapat laporan, kemudian membentuk tim gabungan untuk mengevakuasi jasad korban. Tim lalu bergerak masuk ke dalam hutan melalui Kali Bilbag dengan berjalan kaki. Sesampainya di camp kayu, tim kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama standby di camp kayu, sedangkan tim kedua melanjutkan perjalanan untuk mencapai titik tempat ditemukan jasad korban.
Diketahui, untuk mencapai lokasi ditemukan jasad korban, tim harus menempuh perjalanan sekitar 20 kilometer atau kurang lebih 4 jam dengan melewati medan yang sulit.
Meski jasad korban sudah diketahui keberadaannya, namun tim gabungan terdiri dari personel Polsek Unurum Guay, Koramil Unurum Guay, Inafis Polres Jayapura dan Basarnas gagal mengevakuasi jasad korban akibat medan yang berat.
Karena waktu sudah menjelang malam, tim memutuskan untuk menunda evakuasi hingga besok, Rabu, 8 Agustus 2018 atau hari ini. “Proses evakuasi jenazah Yulius Sasbe sulit dilakukan dikarenakan terkendala medan yang berat. Diketahui juga bahwa posisi almarhum berada di atas ketinggian serta tebing yang curam,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal. (KOMPAS.com/ROS/DIK)