JAKARTA, koranmadura.com – Sekjen-sekjen parpol koalisi pendukung akan berkumpul di gedung Joang malam ini untuk membahas arahan calon presiden petahana Jokowi. Rapat digelar untuk membahas sejumlah hal, termasuk soal pembentukan tim pemenangan pada Pilpres 2019 mendatang.
Menurut Sekjen PPP Arsul Sani, rapat 9 parpol pendukung Jokowi akan digelar di gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, pukul 19.00 WIB nanti.
Menurutnya, para sekjen tak sembarang memilih tempat pertemuan. “Ya biar partai-partai itu melihat pilpres itu buka sekedar arena untuk mencapai kekuasaan,” ujarnya, Sabtu, 4 Agustus 2018.
Lokasi rapat sengaja dipilih yang memiliki makna sejarah. Arsul berharap, agar partai-partai bisa melihat kontestasi pemilu bukan hanya sekedar mengejar kekuasaan. “Tetapi lebih dari itu supaya bisa mengingat bahwa kekuasaan itu seyogianya untuk mewujudkan empat cita-cita yang ada di Pembukaan UUD 1945,” sebut anggota Komisi III DPR itu.
Hal senada juga sempat disampaikan Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate. Menurutnya, para sekjen mencari lokasi yang memiliki makna tertentu untuk koalisi Jokowi. “Tempat yang punya latar belakang sejarah,” jelas Johnny, saat dihubungi terpisah.
Selain menyimpan sejarah masa perjuangan Indonesia, Gedung Joang yang kini dijadikan museum itu juga punya makna spesial untuk Jokowi. Pada Pilpres 2014, pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla dideklarasikan di lokasi ini, Senin, 19 Mei 2014 lalu.
Rapat sekjen pro-Jokowi ini digelar untuk membahas arahan Jokowi setelah pertemuan pada Selasa, 31 Juli lalu. Adapun para sekjen parpol koalisi yang bertemu dengan Jokowi adalah Hasto Kristiyanto (PDIP), Abdul Kadir Karding (PKB), Frederich Lodewijk Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP), Johnny G Plate (NasDem), Herry Lontung Siregar (Hanura), Raja Juli Antoni (PSI), Ahmad Rofiq (Perindo), dan Verry Surya Hendrawan (PKPI). (DETIK.com/ROS/DIK)