SUMENEP, koranmadura.com – Salah seorang petambak garam di Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Abdul Hayat mengungkapkan, idealnya harga garam rakyat mencapai Rp 2.300 per kilo gram.
Karenanya, dia berharap kepada PT Garam yang telah menyerap garam rakyat agar menaikkan harga. Karena saat ini Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menyerap garam rakyat dengan harga Rp 1.450 per kilogram.
“Menurut saya PT Garam perlu meningkatkan harga garam. Karena idealnya harga garam sekitar 2.300 per kilogram. Itu menurut hitung-hitungan kami sebagai petambak,” katanya.
Baca: Masuk Puncak Panen, Serapan Garam di Sumenep Belum Maksimal
Menanggapi permintaan petambak, Divisi Produksi Bahan Baku PT Garam, Sugiatno mengatakan, persoalan harga garam tergantung kepada mekanisme pasar atau hukum ekonomi; fluktuatif.
“Yang saya tahu harga garam sekarang 1.450 per kilogram. Itu sudah bagus. Dibanding kompetitor yang lain, kita lebih besar,” ujarnya di Sumenep, Kamis, 2 Agustus 2018.
Dikonfirmasi mengenai target PT Garam dalam menyerap garam rakyat, dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyerapan. Paling tidak sampai dana dari pemerintah habis.
Namun Sugiatno tidak mengungkapkan secara detil, berapa dana yang disiapkan untuk penyerapan garam rakyat di musim ini. “Tapi selama dana di PT Garam masih ada, PT Garam akan menyerap garam rakyat,” tegasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)