PAMEKASAN, koranmadura.com – Pemerintah Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyatakan bahwa program penyediaan alat penyulingan air tidak dapat jatah anggaran. Pasalnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di daerahnya sangat terbatas.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pamekasan, Muharram menyampaikan, program tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kita terbatas. Jadi pihaknya tidak berani untuk melaksanakan program itu.
“Ketika kita mencoba kalkulasi biaya operasinalnya itu, sangat besar dan APBD kita memiliki keterbatasan atau tidak mampu,” jelas Muharrom, Jum’at, 03 Agustus 2018.
Muharrom menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pasda pengembangan sarana dan prasarana air yang ada di sekitar pantai Jumiang, Desa Tanjung Kecamatan Pademawu.
“Jadi kita ini memproleh bantuan pengeboran air minum, ternyata hasilnya sangat bagus untuk di konsumsi warga di sana. Jadi, kita masih fokus pada itu,” tandasnya. (SUDUR/SOE/VEM)