SUMENEP, koranmadura.com – Musim kemarau yang panjang mengakibatkan banyak daerah terjadi kekeringan. Termasuk berbagai daerah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, terdapat 27 desa di 10 kecamatan yang mengalami kekeringan. Dari data tersebut, 10 desa mengalami kering kritis, dan 17 lainnya kering langka.
Beberapa desa yang mengalami kering kritis ialah Desa Montorna dan Prancak Kecamatan Pasongsongan; Desa Juruan daja, Badur, dan Tengedan, Kecamatan Batuputih. Kemudian Desa Jangkong dan Desa Batang-batang daya Kecamatan Batang-batang.
Adapun desa yang masuk kategori kering langka adalah Desa Langsar, Tanah Merah Kecamatan Saronggi. Kemudian Desa Buntelan dan Larangan Burma Kecamatan Batu Putih.
Kepala BPBD Sumenep Rahman Riadi mengatakan desa masuk kategori kering langka apabila masyarakat untuk mendapatkan air bersih harus menempuh jarak di atas 3 kilometer.
“Sementara kriteria desa kering langka apabila untuk mendapatkan air bersih berjarak 0,5 – 3 kilometer,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa, 4 September 2018. (JUNAIDI/SOE/DIK)