SUMENEP, koranmadura.com – Dalam beberapa hari terakhir Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kelangkaan.
Pantauan di lapangan, di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di kabupaten paling timur Pulau Madura terpampang pemberitahuan, bahwa bio solar habis atau solar segera tersedia.
Akibat kelangkaan tersebut, pengendara yang bahan bakar kendaraannya menggunakan BBM jenis solar mengeluh. Sebab kelangkaan itu mengganggu kelancaran aktivitas mereka.
Salah seorang pengendara yang mengeluhkan kelangkaan BBM jenis solar ialah Hari. Sopir mobil box ini mengaku sudah datang ke tiga SPBU di Sumenep. “Tapi semunya enggak ada,” katanya, Rabu, 5 September 2018.
Sebagai solusi, Hari mengaku terpaksa membeli bahan bakar khusus jenis Dex Lite sebagai pengganti solar. “Karena kalau membeli solar eceran, saya tidak berani,” tambahnya.
Sementara salah seorang pengelola salah satu SPBU di Sumenep, Anisa Mayanda Sari membantah jika terjadi kelangkaan BBM jeni solar. Namun dia mengakui, dalam beberapa hari terakhir permintaan BBM jenis solar sangat banyak.
“Ini sebenarnya bukan sebuah kelangkaan. Tapi permintaan dari pelanggan sangat banyak. Untuk penjualan solar, pada bulan ini kami memang sangat banyak,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi seperti itu sudah terjadi hampir dua minggu terakhir. Sebagai antisipasi, pihaknya sudah menyediakan bahan bakar khusus jenis Dex Lite. “Kualitasnya lebih bagus dari solar,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE)