SAMPANG, koranmadura.com – Kasus pembacokan kembali terjadi di wilayah utara Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu, 12 September 2018, kemarin.
Korban kali ini Muderi (27), warga Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang. Dirinya dibacok saat perjalanan pulang usai berjualan di pasar dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu, korban melintasi jalan di Desa Bire Barat hendak menuju rumahnya. Namun tak disangka, korban sudah dibuntuti oleh pelaku Sumoudin (25) yang tidak lain masih satu keluarga dengan korban.
Kapolsek Ketapang, AKP Aries Dwiyanto menjelaskan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 12.00 WIB. “Di jalan, korban dibuntuti oleh tersangka dan kawan-kawan memakai sepeda motor Vario Putih dan menghentikan korban. Tanpa basa basi, korban kemudian dibacok mengenai bagian tangan kanan, wajah sebelah kanan, dan perut sebelah kanan dengan luka robek. Setelah berhasil membacok korban, pelaku langsung melarikan diri,” ceritanya, Kamis, 13 September 2018.
Lanjut AKP Aries mengatakan, salah seorang kawanan pelaku ternyata identitasnya dikenali oleh korban yang sedang luka parah. Korban yang sudah tergeletak kemudian ditemukan warga setempat dan langsung menolongnya serta dibawa ke Puskesmas Ketapang.
“Motif sementara pembacokan tersebut karena dendam keluarga pada kasus penggorokan pada 2017 lalu. Sedangkan pelaku Sumoudin yang sudah diketahui identitasnya sudah diamankan dengan dibantu kades setempat. Untuk pelaku lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, pihaknya telah mengamankan sebilah celurit yang ditinggalkan pelaku di lokasi kejadian.
“Selain mengamankan barang bukti, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk korban sendiri. Dan saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (MUHLIS/DIK)