SURABAYA, koranmadura.com – Polda Jatim telah menindaklanjuti informasi masyarakat terkait kemungkinan adanya kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg di pasaran. Mereka turun tangan untuk memastikan apakah ada praktik kecurangan usaha yang menyebabkan ketersediaan tersebut menjadi langka.
Kasubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan memaparkan, pihaknya telah memperoleh informasi dari masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg.
Bahkan, pihak Kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kelangkaan tersebut. “Anggota sudah berada di lapangan,” ujarnya, seperti dilansir tribunnews.com, Rabu, 5 September 2018.
Pihak Kepolisian akan mencari tahu potensi adanya dugaan lain yang mengarah pada tindakan yang dapat memicu kelangkaan gas elpiji 3 kg tersebut.
Meski demikian, Rofik tidak menjelaskan secara detail terkait keterlibatan anggotanya untuk menindaklanjuti kelangkaan yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminal atau melanggar hukum. “Masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya menegaskan secara singkat. (TRIBUNNEWS.com/ROS/DIK)