BOJONEGORO, koranmadura.com – Sebuah gudang pengeringan tembakau di Dusun Ngulan, Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu, 1 September 2018, sekitar 13.00 WIB terbakar.
Diduga, penyebab kebakaran gudang milik Ali Mulyono (45), tersebut karena adanya daun tembakau yang sudah kering, lalu jatuh ke bara api pengeringan.
Kabid Damkar BPBD Kabupaten Bojonegoro, Sukirno mengatakan, petugas awalnya mendapatkan informasi pukul 13.15 WIB. Lalu pukul 13.30 WIB sampai di lokasi kebakaran. Selang satu jam kemudian, tepatnya pukul 14.30 WIB, api baru bisa dipadamkan.
“Penyebab kebakaran karena daun tembakau kering yang jatuh di pengapian. Api berhasil dipadamkan dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran,” ujar Sukirno kepada wartawan.
Setidaknya, 12 personel tim pemadam dikerahkan dalam kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, hanya saja untuk kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Kerugian Rp 80 juta, meliputi 10 ton tembakau dan 2 unit oven. Kami imbau masyarakat berhati-hati,” pungkasnya. (TRIBUNNEWS.com/ROS/DIK)