SUMENEP, koranmadura.com – Jumlah desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hingga sekarang masih mencapai seratus lebih.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Ach. Masuni mengungkapkan, dari 330 desa yang tersebar di 27 kecamatan yang bemum membentuk BUMDes ialah 111 desa.
“Desa yang sudah membentuk BUMDes sekarang sudah 219. Sisanya (111) belum. Karena masih dalam proses,” kata mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu, Kamis, 6 September 2018.
Meski dalam peraturan pembentukan BUMDes sifatnya tidak wajib, namun menurut Masuni, pihaknya akan “memaksa” seluruh desa di kabupaten paling timur Pulau Madura membentuknya. Sebab sudah menjadi atensi Bupati Sumenep.
“Pembentukan BUMDes ini tampaknya menjadi atensi Bapak Bupati. Karena BUMDes ini merupakan lembaga perekonomian desa yang diharapkan bisa menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Oleh sebab itu, Masuni berharap kepada para pengelola BUMDes yang telah terbentuk agar benar-benar secara profesional. Sehingga berkembang dengan bagus.
“Mengenai kesiapan SDM BUMDes, saya melihat sudah ada beberapa yang cukup bagus personelnya dalam menata BUMDes, seperti di Desa Dungkek dan Desa Muncek Tengah,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)