SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai tahun 2018 akan kembali membangun kantor untuk organisasi perangkat daerah (OPD). Nilai nominal pun tidak sedikit, yaitu senilai Rp 23 Miliar. Kantor OPD mana saja yang kecipratan dana miliaran itu?
Setidaknya terdapat tiga Kantor OPD yang sudah dimulai pekerjaannya, diantaranya Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya; Dinas Kesehatan; Dinas Perijinan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPPMPTSP).
Proyek multi years (jamak) itu diletakan di sekitaran Sekretariat Pemerintah Daerah, Jalan Dr Cipto Sumenep.
“Anggaran keseluruhan diperkirakan membutuhkan anggaran Rp23 miliar. Untuk tahun ini masih dianggarkan sebesar Rp10 miliar,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Bambang Irianto.
Dikatakan, mega proyek itu dibagi menjadi dua paket. Pekerjaan dengan nomenklatur pembangunan fisik kawasan Pemkab terpadu dilakukan oleh PT Inneco Wira Sakti Hutama. Bangunan itu dianggarkan sebesar Rp 4,6 miliar dan ditempatkan di Sekretariat Daerah.
Sementara pembangunan jalan poros dan tugu masuk kantor Pemkab Sumenep tahun ini dianggarkan sebesar Rp1 miliar. Lokasinya sebelah timur Sekretariat Daerah dan PT Duta Kulawangsa Raharja sebagai rekanan pemenang tender.
“Pembangungunan ini untuk mempermudah pelayanan publik. Sebab, selama ini pelayanan terkendala lantaran masing-masing OPD tidak dalam satu kawasan. Maka dengan selesainya bangunan ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik,” harapnya.
Pihaknya menarget, pekerjaan proyek tersebut selesai pada akhir Desember 2018. Maka agar pekerjaannya sesuai dengan target, sejak hari ini jalan di sebelah timur Pemkab ditutup. Karena sejumlah pekerja sudah mulai melakukan tahapan pekerjaan. (JUNAIDI/SOE/DIK)