SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menyalurkan bantuan beras cadangan pemerintah (BCP) pada korban gempa Situbondo di Pulau Sapudi. Beras yang disalurkan mencapai 22 ton.
Hal itu dikatakan oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim. Menurutnya, bantuan itu disalurkan untuk meringankan beban korban gempa yang terjadi pada 11 Oktober 2018 dini hari di Pulau Sapudi.
“Kemarin saya sudah tandatangani beras sebanyak 22 ton,” katanya saat dikonfirmasi.
Tidak hanya berupa bantuan beras, Pemerintah Kabupaten Sumenep, kata Busyro juga telah menyalurkan beberapa bantuan lain, seperti minyak goreng, mie instan dan kebutuhan yang lain.
“Sejak peristiwa itu terjadi bantuan terus dikirim, saat ini sudah empat kalinya,” ujar Bupati dua periode itu.
Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Zulkarnaen membenarkan jika bantuan BCP sebanyak 22 ton itu sebagian telah disalurkan.
Baca:
- Soal Data Kerusakan Gempa di Pulau Sapudi, Kepala BPBD Sumenep Plinplan
- Perbaikan Rumah Korban Gempa di Sapudi Ditarget Selesai Desember
Menurutnya bantuan tersebut nantinya akan diberikan pada korban gempa yang ada di sejumlah kecamatan di luar Pulau Sapudi.
“Untuk bantuan beras memang disediakan dalam bentuk beras, kita dapat jatah dari pemerintah (pusat) untuk penanganan bencana, setiap tahun ada 100 ton yang dititipkan di Bulog,” tuturnya.
Bantuan beras itu kata mantan camat Pasongsongan itu hanya bisa disalurkan apabila di daerah terjadi bencana alam. “Kalau tidak ada bencana tidak bisa disalurkan. Karena bantuan ini merupakan bantuan bersyarat,” tegasnya. (JUNAIDI/SOE/DIK)