SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep A Busyro Karim memastikan Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kedatangan orang nomor satu di tanah air Indonesia ini untuk menghadiri acara Festival Keraton dan Masyarakat Adat ASEAN (FKMA) ke V.
Sesuai jadwal terbaru, kata Bupati, Presiden tiba di Sumenep pada 28 Oktober 2018 sekitar pukul 14.00 Wib. Setibanya di Sumenep, Jokowi bakal disambut dengan tari Muang Sankal.
“Ada 500 penari Muang Sangkal yang bakal tampil nanti, selain itu ada juga ratusan penari topeng,” kata Bupati Sumenep A Busyro Karim, Kamis, 25 Oktober 2018.
Tari Muang Sangkal adalah salah satu tarian tradisional masyarakat Madura yang dilakukan untuk ritual tolak bala atau menjauhkan dari mara bahaya. Tarian ini sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu besar dan berbagai acara adat lainnya. Tari Muang Sangkal ini merupakan tarian tradisional yang sangat terkenal dan menjadi salah satu ikon seni tradisional dari Madura, Jawa Timur.
Seni budaya kolosal itu, kata Bupati, akan ditampilkan saat pembukaan acara FKMA dan langsung disaksikan oleh Presiden dan para raja atau sultan se-ASEAN. “Yang pasti untuk museum keris Presiden yang meresmikan,” tegasnya.
Eks Kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, akan dialihfungsikan sebagai tempat spa keraton dan Museum Pusaka yang akan diresmikan Presiden Jokowi. Sebab, Sumenep masuk ke 10 spa nasional yang oleh Kementerian Pariwisata diperintahkan untuk memiliki rumah spa keraton.
Untuk diketahui, FKMA yang digagas Forum Silaturrahim Keraton Nusantara (FSKN) itu akan digelar pada 27-31 Oktober 2018. Festival tersebut akan dihadiri ratusan raja atau sultan dari negara-negara ASEAN. (JUNAIDI/ROS/DAN)