SAMPANG, koranmadura.com – Sehari menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Sampang, pendistribusian form C6 belum sepenuhnya sampai kepada pemilih. Tentu kondisi itu mendapat banyak keluhan dari masyarakat yang mepertanyakan.
Afnu Yazid (29), warga Jalan Durian, Kelurahan Gunung Sekar, mengaku hingga hari ini belum juga menerima form C6 dari penyelenggara pemilu untuk PSU yang akan digelar Sabtu, 27 Oktober besok.
“Form C6 masih belum terima, tapi katanya suruh pakai KTP kalau mau nyoblos pada pukl 12.00 wib. Tidak tahu kenapa belum dapat padahal pilkada sebelumnya saya dapat form C6,” ujarnya, Jumat, 26 Oktober 2018.
Menanggapi banyaknya form C6 yang belum terdistribusi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Syamsul Muarif mengakui bahwa form C6 ada yang belum terdistribusikan sebagaimana laporan yang masuk kepadanya. Oleh karena itu pihaknya meminta masyarakat terutama pemilih yang merasa belum menerima form C6 untuk segera melaporkan kepada penyelenggara.
“Karena nanti, form C6 yang tidak terdistribusi itu akan dikembalikan pada hari ini juga kepada PPS. Dan dari PPS meneruskan kepada PPK,” ujarnya.
Oleh karenanya, untuk memastikan terdistribusinya form C6 kepada pemilih, pihaknya memantau langsung ke sejumlah daerah seperti di daerah Desa Tanggumong sekitar pukul 10.15 wib.
“Kami ingin memastikan pendistribusian C6 sampai kepada pemilih. Di Desa Tanggumong, sebagian ada yang belum. Dari 9 TPS, 8 TPS sudah tuntas hanya tinggal satu TPS dan sekarang masih proses penyampaian form C6 kepada pemilih. Kami pantau langsung ke Desa Tanggumong untuk pastikan penyelenggara kita itu benar-benar telah menyampaikan C6,” tegasnya.
Syamsul Muarif menyampaikan, masyarakat atau pemilih untuk menggunakan hak konstitusinya tidak harus memakai form C6.
“Menggunakan hak pilih bisa pakai KTP, Jadi pemilih yang tidak menerima form C6 masih bisa menggunakan hak pilihnya,” tandasnya. (MUHLIS/ROS/DIK)