SAMPANG, koranmadura.com – Untuk kesekian kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur gagal meraih status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2018.
Kabupaten yang dikenal dengan Kota Bahari ini masih tetapi bertengger di Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Hal itu berdasarkan penilaian yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jatim dua hari lalu.
“Untuk WTP, kita masih belum tapi nyaris WTP. InsyaAllah tahun depan. Hanya tinggal dikit lagi,” ujar Pj Bupati Sampang, Jonathan Judianto saat diminta tanggapannya, Senin, 1 Oktober 2018.
Pak Jo, sapaan akrab Jonathan Judianto membeberkan penyebab gagalnya mendapat WTP. Menurutnya, pengelolaan keuangan kas di satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih belum baik. “Sebetulnya kalau pengelolaan kas itu selesai, kita WTP,” katanya.
Lanjut Pak Jo menjelaskan, sejauh ini sirkulasi pengelolaan kas di satu OPD tersebut masih belum baik.
“Mestinya kas itu boleh ngendap di angka berapa, melebihi angka sekian itu tidak boleh. Yang jelas apabila pengelolaan kasnya bagus ya kita WTP,” pungkasnya. (MUHLIS/SOE/DIK)