SUMENEP, koranmadura.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas II Kalianget, merilis prakiraan awal musim penghujan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 15 Oktober 2018.
Dalam rilisnya, Kepala BMKG Kalienget, Usman Holid menyampaikan, prakiraan awal musim hujan tahun 2018-2019 di kabupaten paling timur Pulau Madura ialah antara November hingga awal Desember.
Pada dasarian I sampai dasarian III November 2018, awal musim hujan meliputi Kecamatan Arjasa, Kangayan, Gayam, Nonggunong, Raas, Sapeken, Bluto, Ganding, Guluk-Guluk, Lenteng dan Pragaan. “Satu dasarian sama dengan dari tanggal 1 sampai 10,” ungkapnya.
Sementara pada dasarian I sampai II Desember 2018, awal musim hujan meliputi Kecamatan Ambunten, Batang-Batang, Batuan, Batuputih, Dasuk, Dungkek, Gapura, Giligenting, Kalianget, Manding, Pasongsongan, Rubari, Saronggi, Talango dan Kecamatan Kota Sumenep.
Selama masa pergantian musim dari kemarau kepada penghujan (pancaroba), Usman mengimbau kepada masyarakat agat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Seperti potensi terjadinya angin kecang, puting beliung dan sebagainya.
“Pada masa pancaroba masyarakat diimbau agar mewaspadai potensi terjadinya angin kencang, puting beliung, petir, dan hujan lebar berdurasi singkat yang sporadis. Terutama di daerah-daerah yang setiap tahun sering terdampak,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)