SUMENEP, koranmadura.com – Madura FC akan melakoni laga perdana di babak perempat final menghadapi Persiraja Banda Aceh besok, 27 Oktober 2018. Pertandingan kedua tim akan berlangsung di Stadion A. Yani Sumenep.
Memenangi laga melawan Persiraja Banda Aceh akan sangat berarti bagi Madura FC. Selain karena bermain di kandang sendiri, kemenangan atas tim tamu akam menjadi modal positif Laskar Jokotole mengarungi babak delapan besar.
“Ini laga kandang kami dan tentunya kami wajib menang lawan Persiraja. Kemenangan lawan Persiraja akan menjadi modal positif bagi kami dalam menjalani pertandingan selanjutnya,” ungkap Pelatih Madura FC, Salahudin, Jumat, 26 Oktober 2018.
Untuk diketahui, pada pertandingan selanjutnya Madura FC akan melakoni laga tandang secara berturut-turut. Masing-masing melawan Persita Tangerang (31 Oktober 2018) dan PSS Sleman (6 November 2018).
Pelatih asal Palembang ini menyampaikan bahwa setiap laga di babak perempat final akan menjadi pertandingan yang berat bagi anak-anak asuhnya. “Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dan mental baja untuk memenangi setiap laga. Kami yakin anak-anak bisa menjalaninya,” tambah Salahudin.
Selebihnya dia menyampaikan, bahwa seluruh pemainnya sudah siap menghadapi laga besok. Bahkan lima dari enam pemain baru Madura FC berpeluang diturunkan. Mereka adalah Dedi Cahyono Putro, Soni Setiawan, Erwin Gutawa, Obet Rivaldo Yulius, dan Wais Al Qorni.
“Pada prinsipnya, anak-anak, termasuk lima pemain baru kami, siap bertanding. Para pemain baru kami pun berpeluang diturunkan dalam laga lawan Persiraja. Semoga saja kondisi kebugaran mereka tetap terjaga dan bisa menerapkan taktik yang kami persiapkan melawan Persiraja,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)