SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah kuli tinta yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) mengunjungi anak-anak korban bencana di Sulawesi Tengah yang saat ini tengah berada di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin sore, 8 Oktober 2018.
Kunjungan awak media kali ini tidak dalam rangka liputan, melainkan untuk berbagi dan menghibur mereka sebelum pulang ke kampung halamannya di Desa Tonduk, Kecamatan/Pulau Raas.
Para jurnalis dari berbagai media ini memberikan sejumlah mainan anak-anak. Hal itu sebagai upaya mengurangi rasa trauma pasca musibah yang mereka alami serta menghilangkan kejenuhan selama berada di penampungan.
Tak hanya berbagi mainan dan makanan ringan, para jurnalis ini juga mengajak anak-anak korban gempa dan tsunami yang baru tiba tadi malam di kabupaten paling timur Pulau Madura bermain sepakbola di area RPS.
“Kegiatan sederhana ini merupakan salah satu bentuk kepedulian rekan-rekan jurnalis kepada mereka. Setelah liputan tadi pagi, tiba-tiba di antara kita di KJS ada yang berinisiatif memberikan mereka mainan dan mengajak main sepakbola,” kata salah seorang anggota KJS, Nur Kholis, usai main bola.
Wartawan TV Nasional ini berharap, meski durasi bermain bersama anak-anak korban bencana alam tidak terlalu lama, apa yang dilakukan KJS dapat membantu menghilangkan rasa trauma mereka. “Kami ingin melihat mereka kembali ceria, itu intinya,” tambahnya.
Seperti diketahui, jumlah korban gempa dan tsunami di Palu yang tiba di Sumenep hari ini sebanyak 41 orang. Mereka merupakan perantau asal Desa Tonduk, Kecamatan Raas. Dari 41 korban, 11 orang di antaranya masih anak-anak. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)