SUMENEP, koranmadura.com – Madura FC berhasil mengawali babak delapan besar Liga 2 Indonesia dengan baik. Menghadapi Persiraja Banda Aceh, Laskar Jokotole menang dua gol tanpa balas, Sabtu, 27 Oktober 2018.
Meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion A. Yani Sumenep, Jawa Timur, Madura FC sempat ditahan imbang tamunya di babak pertama.
Selama 45 menit pertama, sebetulnya kedua tim sama-sama mendapat sejumlah peluang. Namun tak ada satu pun yang berhasil dikonversi jadi gol. Skor 0-0 pun berakhir hingga babak pertama usai.
Setelah hanya bermain imbang di babak pertama, para anak-anak asuh Coach Salahudin langsung tancap gas di awal-awal babak kedua untuk mencetak gol.
Upaya para pemain Madura FC akhirnya membuahkan hasil. Saat pertandingan memasuki menit ke-51, kapten tim, Beny Ashar berhasil menjebol gawang Persiraja Banda Aceh. Sehingga kedudukan berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, para pemain Persiraja meningkatkan intensitas serangan. Sayangnya, upaya mereka mengejar ketertinggalan selalu dapat dimentahkan barisan belakang Madura FC.
Sementara itu, meski telah unggul Madura FC tetap tak mengendorkan serangan. Tim tamu akhirnya kembali berhasil mencetak gol kedua di menit ke-64 melalui tendangan keras Iman Budi Hernandi.
Pertandingan semakin seru. Jual beli serangan kembali terjadi pasca gol kedua Madura FC. Namun hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan usai, skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah tak berubah.
Berkat kemenangan kali ini, Madura FC berhak atas puncak klasemen sementara grub B babak delapan besar Liga 2 Indonesia mengoleksi tiga poin. Sementara Persiraja Banda Aceh harus puas berada di dasar klasemen. Sementara di urutan kedua dan ketiga dihuni Persita Tangerang dan PSS Sleman. (FATHOL ALIF/ROS/DIK)