SUMENEP, koranmadura.com – Puluhan warga Desa Tonduk, Kecamatan Raas, Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, tiba di kabupaten paling timur Pulau Madura, Senin dini hari, 8 Oktober 2018.
Baca: Jadi Korban Bencana Sulteng, Lima Warga Sumenep ini Tiba di Kampung Halaman
Mereka bisa tiba di Sumenep setelah melalui perjalanan panjang. Sebab, dari Palu puluhan warga ini tidak langsung ke Sumenep, tapi lebih dulu transit di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dari Balikpapan, menurut penuturan salah seorang korban, Thariq, mereka berlayar menggunakan kapal barang menuju Surabaya. “Dari Surabaya kami dijemput, dan tiba tadi malam sekitar pukul 2,” ujarnya.
Sebelum kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Raas, puluhan korban saat ini masih istirahat di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep di Desa Pabian, Kecamatan Kota.
Kepala Dinsos Sumenep, R. Akh. Aminullah menyebutkan, jumlah korban yang tiba dini hari tadi ialah 41 orang, dengan perincian 30 orang dewasa dan 11 anak-anak.
Menurut dia, untuk sementara puluhan korban ini belum akan dipulangkan ke kampung halamannya. “Kepulangan mereka akan dibarengkan dengan korban lainnya yang masih akan tiba nanti malam,” ungkap dia. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)