PAMEKASAN, koranmadura.com – Secara umum penyaluran Dana Desa (DD) 2018 di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur berjalan baik. Namun, masih terdapat satu desa yang hingga saat ini belum melalukan pencairan anggaran dari APBN itu.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, Taufikurrahman, mengatakan Desa Sopaah, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, hingga saat ini belum melalukan pencairan DD tahap 1 dan 2.
“Pencairan DD tahap 2 sudah selesai, hanya Desa Sopaah yang sampai sekarang ini belum juga mengajukan pencairan. Kami tidak tahu sebabnya, mungkin bisa langsung ditanya ke DPMP (Dinas Pemberdaayan Masyarakat dan Desa), karena kami hanya melakukan pencairan jika sudah ada dokumen pengajuan,” kata Taufik.
Pria asal Kabupaten Sumenep ini menjelaskan pencairan DD terbagi dalam tiga tahap. Pertama, sebesar 30 persen, kemudian 40 persennya dapat dicairkan pada tahap kedua. Sisanya, bisa dicairkan di tahap ketiga.
“Sekarang serapan DD sekitar 60 persen dari total DD 2018 sebesar Rp 162 miliar, karena ada satu desa yang belum belum mencairakan. Kalau untuk desa lainnya, semuanya sudah dicairkan,” katanya.
Sayang, Kepala DPMD Pamekasan, Ahmad Faisol belum bisa memberikan keterangan, karena saat akan dikonfirmasi via telpon, yang bersangkutan sedang menghadiri rapat yang dipimpin Bupati Pamekasan, Baddut Tamam. (ALI SYAHRONI/SOE/DIK)