SAMPANG, koranmadura.com – Pembongkaran dua bilik yang terindikasi sebagai tempat prostitusi di Dusun Sumber Otok, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, Jawa Timur, oleh Satpol PP mendapat dukungan penuh Pj Bupati Sampang, Jonathan Judianto.
Menurutnya, tak ada kata kompromi bagi tempat yang dijadikan prostitusi di Sampang. Sebab, masyarakat akan mendukung penuh langkah tersebut. “Tidak ada kata kompromi untuk prostitusi. lakukan pembinaan dengan baik. Apabila tidak bisa dibina, tegakan aturan. Percayalah, masyarakat pasti akan berada dibelakang Satpol PP kalau soal prostitusi,” tegasnya, Kamis, 4 Oktober 2018.
Baca: Diduga Jadi Tempat Esek-esek, 2 Kamar Warung Remang-remang ini Dibongkar
Jonathan Judianto menyatakan, setiap pelaku prostitusi kadangkala mengidap satu atau bahkan lebih penyakit di dalam tubuhnya. Oleh karenanya, perbuatan prostitusi dikatakannya sebagai perbuatan yang sifatnya merusak dan sebagai contoh yang tidak baik.
“Kepada Satpol PP, saya atas nama masyarakat Sampang mengucapkan terima kasih atas pembongkaran tempat yang digunakan untuk sarana prostitusi,” paparnya.
Dia menegaskan, jika Kabupaten Sampang harus bebas dari prostitusi. “Sampang harus bebas dari prostitusi. Sekali lagi terima kasih atas upayanya,” pungkasnya.
Sebelumnya, dua kamar warung remang-remang dilengkapi karaoke yang berlokasi di Dusun Sumber Otok, Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, Jawa Timur, dibongkar oleh Satpol PP. Diduga, kamar tersebut menjadi sarang prostitusi di Kabupaten Sampang. (MUHLIS/ROS/VEM)