SAMPANG, koranmadura.com – Warga Desa Tobaih Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan penggalangan dana untuk melakukan perbaikan jalan di desa tersebut.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada pemerintah setempat yang selama ini dianggap menutup mata dan mengabaikan aspirasinya.
H Soleh (55) selaku korlap mengungkapkan bahwa ruas jalan di desanya mengalami kerusakan yang sangat parah selam bertahun-tahun.
“Kami trauma kepada Pemkab Sampang karena aspirasi kami tak kunjung didengarkan. Makanya warga desa setempat memperbaiki sendiri dengan cara mengecor jalan yang berlubang, ambles, dan mengelupas aspalnya. Selain sumbangan dari masyarakat, kami juga menggalang dana dari pengendara yang melintas,” keluhnya, Senin, 19 November 2018.
Sejauh ini, kata H Soleh, perbaikan jalan dilakukan dengan cara swadaya. Pihaknya mengaku telah mengecor di tiga titik jalan yang terjadi kerusakan yang parah.
Sedangkan pengumpulan dana dari hasil sumbangan setiap harinya mencapai kurang lebih Rp 1 juta. “Uang sumbangan itu kami gunakan untuk cor perbaikan jalan. Sudah ada tiga titik jalan yang sudah kami cor sendiri. Jujur kalau nunggu dari pemerintah kami trauma, karena selain lama untuk direspon, hasilnya pun jelek. Sebenanya kami ini juga butuh perhatian, jangan hanya di wilayah kota saja,” kesalnya. (MUHLIS/DIK)