SUMENEP, koranmadura.com – Pusat Inkubator Wirausaha STKIP PGRI Sumenep (PIWS) ikut berpartisipasi dalam kegiatan Festival Keraton dan Masyarakat Adat (FKMA) V. Melalui Wirausaha Muda Sumenep (WMS), PIWS membuka stan dan memasarkan produk.
Produk yang dipasarkan WMS dalam pameran FKMA tersebut berupa produk olahan maupun non olahan. Misalnya roti dan tapai ketan. Tak hanya itu, stan ini juga menyediakan suvenir seperti kaus sablon bercirikan khas Sumenep.
Direktur PIWS, Khairul Asiah, menyampaikan bahwa produk-produk yang dipasarkan selama pelaksanaan FKMA (27-31 Oktober 2018) laris-manis. Para konsumen antusias membeli produk WMS.
“Dari beberapa produk yang kami pasarkan banyak yang ludes. Konsumen antusias terhadap produk WMS selama pameran berlangsung,” ujarnya. Pameran berlangsung di sepanjang Jl. dr. Soetomo atau di sebelah timur Taman Bunga.
Perempuan yang akrab disapa Irul ini berharap, tingginya minat masyarakat terhadap hasil kerja para pemuda Sumenep di bawah binaan PIWS dapat memotivasi mereka untuk lebih kreatif dan giat lagi dalam menghasilkan produk. “Ini merupakan langkah awal yang positif,” ungkapnya.
Ke depan, dia mengatakan, pihaknya akan terus memaksimalkan seluruh potensi sumber daya yang ada melalui pembinaan dan pendampingan. “Kami harap ada dukungan penuh dari pemerintah,” pungkasnya. (*FATHOL ALIF/SOE/DIK)