SUMENEP, koranmadura.com – Rumah Addus warga Desa Ketak Barat, Kecamatan Dasuk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, rusak parah akibat disambar petir, Kamis, 8 November 2018.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Atap rumah kocar kacir seperti terjadi kebakaran. Selain itu, sejumlah barang di dalam rumah rusak, termasuk kilometer listrik. Saat peristiwa terjadi, sebagian wilayah di Kecamatan Dasuk gerimis.
Hal itu dibenarkan oleh Camat Faruk Sumarsono. Menurutnya tidak ada korban dalam peristiwa itu. Namun, beberapa barang berharga rusak, seperi Televisi, sejumlah barang hancur. Selain itu kasus yang ada di dalam rumah terbakar akibat disambar petir.
“Tidak ada korban jiwa, mohon maaf, hanya kucingnya yang mati,” katanya saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Kamis, 9 November 2018 malam.
Dikatakan, meski atap rumah korban kocar kacir, Sumarsono memastikan bukan karena terbakar melainkan karena disambar petir. Sebab, menurutnya aliran listrik petir sangat tinggi.
“Bukan terbakar, tapi seakan seperi terbakar. Itu karena disambar petir,” ungkapnya.
Sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta. “Forpimka termasuk kepala desa tadi meninjau. Kami juga telah melaporkan ke Bupati dan juga BPBD (badan penanggulangan bencana daerah),” tegasnya.
Informasi lain menyatakan rusaknya rumah Addus karena terbakar. “Seisi rumah semua hancur dan kamarnya terbakar,” kata Warga Kecamatan Dasuk, Ali Tsabit pada media ini.
Tidak hanya itu, terdapat empat kilometer listrik juga rusak yang diduga akibat tersambar petir. Kelima pemilik kilometer yang rusak itu diantaranya Sutahir, Asim, Amse dan milik Ali Tsabit.
“Milik saya kiloneter juga rusak. Sesuai keterangan dari petugas PLN rusak toal dan harus diganti. Kata petugas PLN besok akan diganti,” tegasnya. (JUNAIDI/ROS/VEM)