PAMEKASAN, koranmadura.com – Presiden Madura United Achsanul Qosasi, angkat bicara soal insiden yang melibatkan Asep Berlian dengan pemain impor PSIS Semarang Ibraham Conteh.
Insiden itu terjadi ketika Madura United meladani kekuatan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin, 26 November 2018.
Pada laga yang berakhir imabang 2-2, Asep Berlian bertindak kasar kepada Ibrahim Conteh. Reaksi itu dilakukan karena Ibrahim Conteh menghina orang tua dan istrinya dengan sebutan binatang.
Hinaan itu membuat Asep Berlian tidak bisa mengendalikan emosi, sehingga menarik rambut Ibrahim Conteh.
Menurut AQ sapaan akrab Achsanul Qosasi, emosi dan respon yang reaktif adalah kondisional di lapangan.
“Asep Berlian, kamu sudah tiga musim bersama Madura, saya sangat mengenalmu. Kesantunan adalah salah satu yang membuat Madura ingin terus bersamamu. Emosi dan respon yang reaktif adalah kondisional di lapangan,” tulis Achsanul Qosasi diakun instagram miliknya, Rabu, 28 November 2018.
Asep Berlian merupakan pepamain andalan Madura United yang dikenal ramah dan selalu tersenyum kepada semua orang. Hal itu yang membuat Asep disukai publik Madura.
“Tetaplah menjadi Asep Berlian yang menyapa dan tersenyum lebih dulu saat berjumpa semua orang. Asep Berlian tetaplah manusia biasa, yang butuh dimaafkan atas kekhilafan di luar kebiasaan,” ungkap AQ. (RIDWAN/SOE/D4N)