KORANMADURA.com – Bukan hal baru lagi bila remaja saat ini mempunyai akun di media sosial (Medsos), mulai dari Instagram, Facebook, WhatsAap, Line, Twitter hingga akun lainnya.
Hampir tiap detik mereka aktif di medsos, dengan demikian, waktu mereka akan habis untuk memelototi gawai. Waktu bersosialisasi dengan anggota keluarga dan teman otomatis akan berkurang.
Sebagian besar dari mereka memanfaatkan media sosial untuk berkeluh kesah atau sekadar hura-hura. Menyebar informasi yang belum tentu kebenarannya. Yang lebih miris, ada beberapa remaja berani membuat grup dengan saling sebarkan video tidak sopan.
Belum lagi kata-kata kotor dan bahasa kurang bijak dilontarkan. Ada juga yang mengunggah gambar dirinya saat bermesraan dengan pacar. Tapi inilah kenyataan yang sedang terjadi. Lalu, apakah semua orang tua mengetahuinya?
Dikutip dari berbagai sumber, berikut Koranmadura.com merangkum tiga tips yang bisa dilakukan orang tua untuk menemani anak bermain medsos agar hal-hal yang tak diinginkan bisa diminimalisir atau bahkan dihindari.
- Ubah keluh kesah dengan tulisan
Ubah keluh kesah yang ditulis di medsos dengan puisi, cerita atau reportase. Sebagai orang tua, tentunya wajib memberi contoh. Suatu saat akan bisa diambil manfaatnya, bisa berupa buku. Insyaallah anak akan tertarik.
Untuk mempermudah orang tua dalam mengontrol perilaku anak di medsos, jangan lupa berteman dengan anak di medsos agar bisa terus memantau perkembangannya.
- Membuat grup bermanfaat
Buat grup di medsos yang bermanfaat. Misalnya grup keluarga yang hanya boleh kirim berita keluarga dan tulisan pribadi. Beri komentar atau masukan yang membangun. Lebih baik beri hadiah kecil, misalnya membelikannya es krim.
Orang tua juga bisa melarang kirim foto atau tulisan yang bukan dari diri sendiri alias tidak boleh copas. Kalau ketahuan, copas, orang tua bisa memberinya hukuman.
Ikutkan anak-anak ke grup menulis atau grup-grup lain yang inspiratif dan bermanfaat. Segera sarankan keluar dari grup jika anak ketahuan ikut grup yang kurang baik.
- Selalu memantau
Selalu berteman dengan anak di medsos dan jangan pernah lepas memantaunya. Ini harus diterapkan agar tak ada rahasia lagi antara anak dan orang tua. Kalau anak tidak mau berteman dengan orang tua di medsos, berarti ada hal yang dirahasiakan. Tanamkan bahwa hal ini demi kebaikan bersama.
Orang tua tidak akan bisa melarang orang tua menggunakan medsos. Yang perlu orang tua lakukan adalah mengarahkannya ke hal-hal positif dan bermanfaat di medsos. Penggunaan medsos bijak akan dapat membawa remaja menjadi berkarakter, berakhlak mulia, dan berbudi pekerti baik. Bahkan bukan tidak mungkin akan mengantar anak ke pintu kesuksesan. (ROS/VEM)