SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyatakan anggaran Dana Desa (DD) tahap ketiga tahun ini sudah masuk ke rekening kas daerah. Sehingga bisa segera dicairkan ke masing-masing desa.
Kepala DPMD Sumenep, Ach. Masuni mengungkapkan, DD tahap ketiga yang telah masuk ke kas daerah mencapai Rp 111 miliar lebih, atau 40 persen dari total anggaran DD untuk kabupaten paling timur Pulau Madura tahun ini yang mencapai sekitar Rp 277 miliar.
Kendati pencairan DD tahap ketiga tahun ini baru bisa dilakukan jelang tutup tahun, Masuni berharap pihak desa tetap merealisasikannya sesuai aturan yang berlaku. Sehingga tidak sampai menimbulkan hal-hal tak diinginkan di kemudian hari.
“Dalam prosesnya, realisasi DD tahap ketiga ini harus tetap padat karya tunai. Jangan sampai dikontrakkan. Harus tetap dikelola dengan melibatkan banyak masyarakat,” tambahnya.
Masuni optimis, jika dikelola dengan baik, dengan sisa waktu yang ada, pemerintahan di tingkat desa tetap bisa merealisasikannya. “Tergantung bagaimana desa mengatur strateginya dengan matang. Intinya jangan sampai ada kendala-kendala di lapangan,” tambahnya.
Sekadar diketahui, keterlambatan pencairan DD di Sumenep bukan kali ini saja. Menurut Masuni hal itu terjadi karena belum maksimalnya sumber daya manusia (SDM) yang ada. “Kendalanya lagi-lagi sumber daya manusianya belum maksimal,” ungkap dia, sebelumnya. FATHOL ALIF/VEM