MALANG, koranmadura.com – Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Malang, KH M Buchori Amin wafat saat memberikan mauidloh hasanah atau ceramah di Ponpes Al Islahiyah Singosari, Malang dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW.
Tubuh Kiai Buchori yang duduk tegak di kursi mendadak terhuyung ke belakang setelah berceramah sekitar 13 menit. Mengetahui itu, para jemaah langsung berlarian ke atas panggung untuk menolong Kiai Buchori.
Seperti dikutip dari Detik.com, Ketua PCNU Kabupaten Malang Umar Usman saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Kiai Buchori wafat dalam acara tersebut. “Kejadiannya sekitar pukul 15.30 sore. Naik panggung baru sekitar setengah jam. Karena di sebelah (tempat acara) ada klinik Muslimat NU lalu dibawa ke sana. Di klinik kemudian dipastikan bahwa beliau sudah meninggal. Tapi beliau memang diketahui sudah meninggal pas di atas panggung,” kata Umar Usman, Sabtu, 15 Desember 2018.
Jenazah Kiai Buchori langsung dibawa ke kediamannya di Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang usai dari klinik. Sedangkan untuk rencana pemakaman, Umar mengaku belum mengetahuinya.
“Masih dirundingkan sepertinya. Mungkin besok dimakamkan. Tapi ini masih menunggu kepastian dari keluarga karena tadi putranya juga ikut mengawal beliau,” beber Umar.
Dugaan sementara meninggalnya Kiai Buchori, Umar menyebutkan kemungkinan sakit jantung. Karena sebelumnya, almarhum diketahui mempunyai riwayat sakit jantung.
“Pernah mengalami itu (sakit jantung). Tapi itu sudah lama sekitar 5 tahun lalu. Setelah itu tidak pernah kambuh dan aktif berdakwah lagi. Saat dakwah juga penampilannya selalu terlihat segar,” ujar Umar.
Almarhum merupakan sosok yang lurus dalam beragama. Selain itu hari-harinya selalu dipenuhi dengan dakwah dan undangan berceramah dari satu tempat ke tempat lain.
“Sebagai Ketua PCNU Kabupaten Malang, kami merasa kehilangan. Beliau ini salah satu kiai sepuh kapundut (wafat) dan tentu kita sangat kehilangan karena kita masih membutuhkan siraman siraman rohani dari beliau. “Tapi melihat beliau kapundut dalam keadaan sedang ceramah menyampaikan dakwahnya. Kita bangga. Insyaallah husnul khotimah,” pungkas Umar. (DETIK.com/DIK)