SUMENEP, koranmadura.com – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Nia Kurnia Fauzi, meminta seluruh masyarakat hususnya warga Sumenep dan sekitarnya agar tidak berlebihan merayakan malam pergantian tahun.
Istri Wakil Bupati Achmad Fauzi itu mengajak masyarakat untuk bersedekah kepada anak yatim, dan juga masyarakat yang terdampak musibah bencana alam seperti di Pandeglang, Banten dan Lampung.
“Pergantian tahun saatnya untuk tidak merayakan dengan berlebihan apalagi hura-hura, karena banyak saudara kita dirundung duka, alangkah baiknya kita berbagi dengan mereka,” ucap Nia, Jumat, 27 Desember 2018.
Diketahui, akhir-akhir ini, musibah datang melanda terus-menerus di kabupaten ujung timur Pulau Madura, seperti gempa Situbondo berkekuatan magnitudo 6,0 yang berdampak di Sapudi Sumenep hingga ratusan rumah rusak yang hingga hari ini sedang direhabilitasi. Kemudian beberapa hari lalu puluhan rumah di Pakandangan Bluto rusak terkena terjangan ombak.
Untuk itu, Nia yang juga pembina Taruna Merah Putih (TMP) Sumenep itu berharap, untuk bisa menahan diri agar tidak hura hura untuk kesenangan di malam pergantian tahun nanti.
“Saya harap kalau punya uang lebih, bisa disalurkan untuk anak yatim, atau disumbangkan kepada saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” pungkasnya. (MADANI/ROS/VEM)