SUMENEP, koranmadura.com – Puluhan supoter sepakbola yang tergabung dalam Kacong Mania Sumenep menggelar aksi penggalangan dana untuk para korban tsunami Selat Sunda, Rabu, 26 Desember 2018.
Aksi penggalangan dana ini dilakukan selama tiga hari, yakni sejak kemarin sampai besok. Dalam prosesnya, ada sekitar 50 suporter yang terlibat. Mereka menggalang dana di sejumlah lokasi di area Kota Sumenep. Salah satunya di simpang empat pusat kota.
Ketua Kacong Mania Sumenep, Andi Aceng menyampaikan, di hari pertama pihaknya berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 3 juta lebih. Sementara untuk hasil hari ini belum dihitung. “Semoga di hari terakhir juga berlangsung lancar,” ungkapnya.
Menurut Andi, pada aksi penggalangan dana kali ini pihaknya berharap mampu mengumpulkan dana sampai Rp 10 juta lebih. Sesuai kesepakatan, donasi yang didapat nantinya akan disetor ke Mabes Kacong Mania di Bangkalan untuk kemudian disalurkan kepada para korban.
Dia juga mengungkapkan, aksi penggalangan dana untuk korban bencana tidak hanya dilakukan kali ini. Saat terjadi bencana sebelum-sebelumnya Kacong Mania Sumenep juga melakukan hal serupa.
“Kami memang penggila bola di lapangan. Tapi di satu sisi, saat terjadi bencana, kami merasa terpanggil untuk ikut berpartisipasi meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah,” ungkapnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, 22 Desember 2018, gelombang tsunami setinggi satu hingga lima meter menerjang pesisir pantai Serang, Banten, dan Lampung. Hal itu diduga dipicu oleh letusan Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda.
Dilansir dari CNN Indonesia pada Rabu, 26 Desember 2016, hingga sekitar pukul 16.00 WIB., Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana tersebut menyebabkan 430 orang meninggal dunia, 1.495 korban luka, dan 159 orang masih hilang.
Selain korban tewas, bencana tsunami Selat Sunda juga menyebabkan 16 ribu warga mengungsi karena kehilangan tempat tinggal. BNPB memperkirakan jumlah korban tewas dan luka serta kerusakaan materiil masih bisa bertambah. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)