SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi di depan kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis, 20 Desember 2018.
Pada aksi kali ini, mahasiswa meminta para wakil rakyat tidak terkesan tutup mata terhadap proses renovasi Pasar Lenteng yang, menurut mereka, sampai akhir tutup tahun anggaran belum selesai.
Mahasiswa menilai, selama ini anggota DPRD Sumenep absen dalam melakukan pengawasan terhadap proses renovasi Pasar Lenteng. “Fungsi pengawasan DPRD Sumenep dalam hal ini minim,” kata koordinator aksi, Maskiyatun.
Dia mengaku pihaknya sudah beberapa kali mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada anggota dewan, khususnya di Komisi III. Hanya saja, sambungnya, mereka selalu mengelak. Salah satu alasannya sibuk.
Karena itu, pihaknya mengaku kecewa. Lebih-lebih, dalam aksinya kali ini tak ada seorang pun perwakilan dari DPRD Sumenep menemui dan memberikan respons terhadap aspirasi yang disampaikan mahasiawa.
“Kami merasa sangat kecewa. Karena kami ke sini tujuannya ingin menyampaikan aspirasi. Apalagi ini bukan demi kepentingan kami, tapi demi kepentingan masyarakat,, khususnya para pedagang yang merasa dirugikan,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)