MAKASSAR, koranmadura.com – Kapal kayu dilaporkan terbalik di wilayah laut Barombong, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kapal nelayan tersebut terbalik setelah dihantam angin kencang dan ombak besar.
Humas SAR Makassar Ade, saat dimintai konfirmasi membernarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, Ada tiga nelayan di kapal kayu itu, namun hingga kini nasib ketiga nelayan itu masih belum diketahui.
“Ada kapal kayu terbalik di wilayah Barombong. Tim SAR sudah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban,” ungkapnya, Selasa, 22 Januari 2019.
Cuaca pagi ini hampir semua wilayah Sulsel sangat buruk. Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) Makassar menyebut, cuaca buruk yang terjadi berimbas pada naiknya ketinggian ombak di sekitar Laut Sulawesi.
Ketinggian ombak disebut bisa mencapai 1,2 meter hingga 6 meter. Ketinggian ombak ini diprediksi terjadi di wilayah Teluk Bone hingga perairan Selat Makassar dan Kepulauan Selayar. Hujan deras yang turun juga membuat beberapa wilayah di Sulsel mulai terendam banjir.
Sebelumnya, akibat cuaca buruk, tiga pesawat juga dilaporkan batal mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. General Manager Airnav Makassar Novy Pantaryanto mengatakan, ketiga pesawat ini dialihkan ke bandara alternatif. (DETIK.com/ROS/VEM)